Sarwo Edi's Blog

All about java&east java here

Archive for June 16th, 2009

Antara kekayaan dan cinta tanah air (is mining for fake?)

Posted by sars4world on June 16, 2009

gandrung3Banyuwangi, suatu daerah yang sangat istimewa namun hanya segelintir mata yang mengetahui. Keindahan alamnya begitu mempesona, memiliki banyak pantai dengan keindahan laksana surga, tempat para satwa bernaung, berlindung dari keserakahan umat manusia, memiliki gelombang yang tertinggi di dunia setelah hawaii, memiliki budaya yang merupakan perpaduan antara Bali dan Banten, ditempati oleh ragam etnis, melayu, bugis, madura, jawa, arab, dan juga penduduk pribumi “using”. Wilayah yang sangat unik, wilayah yang pernah menjadi kontroversi ketika semasa Majapahit, dimana bhre Wirabumi, yang notabene adalah keturunan Majapahit, konon tinggal dan membesarkan Banyuwangi, yang waktu itu berjuluk Blambangan. Konon, menurut cerita para sesepuh, dia tinggal di Blambangan lantaran menjadi korban politik perebutan kekuasaan di Majapahit, bahkan hingga dia tinggal di Blambangan sekalipun, masih menjadi korban politik waktu itu, dia lebih dikenal sebagai Menak Jinggo, yang dikenal sebagai tokoh raksasa, berwajah menakutkan, dan suka berlaku sewenang wenang.
Itulah sejarah, yang bisa diputar balikkan faktanya.

Dan itulah sekilas tentang Banyuwangi, tentunya tak ingin satupun yang ingin kehilangan keindahan tempat ini. Tempat sebagai penghasil ikan terbesar Indonesia setelah bagan si api api.
Dan akhirnya, sekarang muncul, sebuah ancaman akan keindahan Banyuwangi. Setelah muncul adanya hasil penelitian, di wilayah pancer, pesanggaran, tepatnya di gunung tumpang pitu, terdapat sumber emas. Inilah yang menjadi dilema Banyuwangi, apakah ini bisa dikatakan rezeki atau sebaliknya, sebuah bencana. Masih segar dalam ingatan kita, bagaimana lembah baliem papua, luluh lantah, hasil exploitasi emas dan tembaga, dimana tanah air ini benar – benar dirugikan karenanya. Akankah, lembah baliem kedua terjadi di tumpang pitu Banyuwangi. Saya sungguh berharap, kepedulian semuanya terhadap kasus ini. Jangan sampai, sumber alam yang seharusnya membawa negeri ini ke kondisi lebih baik, malah dirugikan. Jangan sampai kita makan ubi di tengah pesta pora para exploiter.
grajagan-banyuwangi Lihatlah mereka, akankah asa yang telah mereka retas, akan sirna lantaran berkah emas ini, atau justru dengan emas ini membawa mereka mengulang kejayaan Majapahit waktu dulu. Kita yang akan menjawabnya.
Demikian, ulasan saya, para LAROS, jangan sampai kita dibodohi di tanah air sendiri, jangan sampai kita menderita di kampung mama. JENGGIRAT TANGI LARE’ !!!

Posted in Heaven in Java | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.